Tampilkan postingan dengan label Wisata Bandung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Bandung. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Juni 2022

Situ Patenggang Patengan Lake Ciwidey

Situ Patenggang Patengan Lake Ciwidey

Rating : 88 dari 100 berdasarkan 59 review

Situ Patenggang Patengan

Setelah puas mengeksplor Kawah Putih Ciwidey, kami langsung meluncur ke Situ Patenggang atau Situ Patengan yang jaraknya tidak begitu jauh dari Kawah Putih Ciwidey. Sebenarnya ini untuk ketiga kalinya saya berkunjung ke Situ Patenggang, yang pertama bersama istri (4 Juni 2011), yang kedua bersama teman (2 Juli 2011), dan ini ketiga kalinya (12 Juni 2022) bersama anak, kakak dan keluarganya. Tertarik datang lagi karena di Situ Patenggang sekarang memiliki spot Kapal Pinisi raksasa yang cukup populer di media sosial. Banyak wisatawan yang berswafoto di kapal 4 lantai ini karena merupakan spot yang instagramable. Spot favorit wisatawan di tempat ini yaitu dengan latar Situ Patenggang dan Gunung Patuha.


Tentang Situ Patenggang

Situ Patengan Patenggang Lake

Ternyata setelah sampai di spot kapal phinisi raksasa, hujan turun dengan deras dan tak henti-henti. Akhirnya kami hanya bisa makan, dan foto-foto di kapal phinisi raksasa. Saya sih santai saja, karena sudah pernah keliling danau dengan perahu, dan menyambangi Batu Cinta di Pulau Asmara atau Pulau Sasaka. Tapi walau sudah tiga kali kesini, saya belum pernah bertemu dengan Ki Santang, apalagi Dewi Rengganis (hehehe...).

Obyek Wisata Bandung

Situ Patenggang merupakan sebuah danau yang berlokasi di kawasan Ciwidey, >Obyek Wisata Bandung. Disebut juga Situ Patengan sesuai nama tempatnya berada di bawah kaki Gunung Patuha. Situ (bahasa Sunda yang berarti danau) ini memiliki pemandangan yang sangat eksotik. Dipagari 48 hektar perkebunan teh di ketinggian 1600 mdpl, udaranya sejuk, asri, dan menyegarkan. Danau seluas 45.000 hektar tersebut berada di dalam cagar alam sebesar 123.077 hektar. Sejak tahun lokasi ini 1981 dikembangkan menjadi taman wisata alam.

Obyek Wisata Jawa Barat

Harga Tiket Masuk Situ Patenggang

Situ Patenggang menerapkan tiga jenis tiket masuk, yaitu yang pertama Tiket Masuk Reguler Rp. 25.000,- Tiket Masuk Terusan Rp. 50.000,- dan Tiket Masuk Lengkap Rp. 100.000,- Karena hari itu hujan dan hanya pingin di kapal phinisi saja, saya membeli Tiket Masuk Reguler. Sambil bergurau sama mbaknya yang melayani tiket, "Kapalnya belum berangkat kan Mbak?" Eh... mbaknya menjawab :"Asal Bapak gak terlambat aja masuk ke dalam kapal" (hihihi... lucu juga mbaknya). Oh ya, jam bukanya dari Pukul 09.00 s/d 17.00.

Galeri Foto di Situ Patengan (Patenggang Lake)

Situ Patenggang
Situ Patengan
Obyek Wisata Jabar
Situ Patenggang Patengan

Detail Situ Patenggang

Nama Tempat Wisata Situ Patenggang
Kategori Wisata Wisata Alam - Wisata Danau
Wisata Provinsi Wisata Jawa Barat
Wisata Daerah Wisata Bandung
Alamat Jl. Ciwidey Ranca Bali, Desa Patengan, Ranca Bali, Bandung
Wisata Lain Terdekat Kawah Putih Ciwidey, Kawah Rengganis, Perekebunan Teh Rancabali, Air Panas Cimanggu, Ranca Upas, Bukit Jamur, Air Panas Ciwalini, Barusen Hills, Rengganis Suspension Bridge, Ciwidey Valley Resort Hot Spring Waterpark, Taman Kelinci Happy Farm, D'Riam Riverside, Green Hill Park, Palalangon Park

Lokasi Situ Patengan (Patenggang Lake)


Sabtu, 11 Juni 2022

Kawah Putih Ciwidey Bandung Jawa Barat

Kawah Putih Ciwidey Bandung Jawa Barat

Rating : 88 dari 100 berdasarkan 55 review

Kawah Putih Ciwidey Bandung

Sebenarnya ini yang ketiga kalinya saya ke Kawah Putih Ciwidey, yang pertama tgl 4 Juni 2011, yang kedua 12 Maret 2012, dan sekarang 12 Juni 2022. Dalam waktu 10 tahun tidak berkunjung kesini, ternyata banyak perubahan. Lahan parkir yang semakin luas, adanya jembatan di tengah danau, dan beberapa pos pandang di atas.


Tentang Kawah Putih Ciwidey

Kawah Putih Ciwidey Bandung adalah obyek wisata di Jawa Barat yang terletak di Desa Alam Endah Kec. Rancabali Kab. Bandung Jabar yang terletak di kaki Gunung Patuha. Kawah Putih Ciwidey Bandung merupakan sebuah danau yang terbentuk dari letusan Gunung Patuha. Tanah yang bercampur belerang di sekitar kawah ini berwarna putih, lalu warna air yang berada di kawah ini berwarna putih kehijauan, yang unik dari kawah ini adalah airnya kadang berubah warna. Danau Kawah Putih Ciwidey Bandung sendiri berada pada ketinggian 2194 m tapi luas total Danau Kawah Putih 25 ha yang dipakai wisata 5 ha dan lokasi kawah sendiri 3 ha.

Perairan danau Kawah Putih Ciwidey yang berwarna biru kristal berubah warna sesuai dengan kondisi cuaca, suhu, dan kadar belerang yang terkandung. Hal ini memberikan nuansa pengunjung seolah-olah berada di dunia lain. Bahkan vegetasi di sekitar area ini sangat berbeda dengan yang ada di bawah kaki gunung Patuha.

Obyek Wisata Jawa Barat

Harga Tiket Masuk Kawah Putih Ciwidey

Harga tiket masuk Kawah Putih Ciwidey cukup terjangkau. Bisa beli langsung di loket ataupun secara online. Di bawah ini Perinciannya updater terbaru Tahun 2022:

  • Tiket Masuk Domestik: Rp30.000
  • Tiket Masuk Mancanegara: Rp30.000
  • Tiket Terusan Kawah Putih (Domestik): Rp40.000
  • Tiket Terusan + Ontang Anting (Domestik): Rp54.000
  • Tiket Terusan Kawah Putih (Mancanegara): Rp94.000
  • Tiket Terusan + Ontang Anting (Mancanegara): Rp108.000
  • Tiket Roda 4 ke Pusat Kawah (Jasresi): Rp165.000

*Harga tiket dapat berubah sewaktu-waktu.

Setelah puas mengeksplor Kawah Putih Ciwidey Bandung, kita bersiap-siap pindah ke obyek wisata lain, yaitu Situ Patenggang Ciwidey Bandung.

Galeri Foto Kawah Putih Ciwidey Bandung

Obyek Wisata Jabar
Kawah Putih Ciwidey
Wisata Bandung
Wisata Jabar
Kawah Putih Ciwidey
Obyek Wisata Bandung

Detail

Nama Tempat Wisata Kawah Putih Ciwidey
Kategori Wisata Wisata Alam - Wisata Gunung - Wisata Danau
Wisata Provinsi Wisata Jawa Barat
Wisata Daerah Wisata Bandung
Alamat Jl. Raya Soreang Ciwidey, Ciwidey, Bandung, Jawa Barat 40973
Wisata Lain Terdekat Situ Patenggang, Tangkuban Perahu Bandung

Lokasi Kawah Putih Ciwidey Bandung


Sabtu, 04 Juni 2011

Tangkuban Perahu Bandung Jawa Barat

Tangkuban Perahu Bandung Jawa Barat

Tangkuban Perahu
Obyek Wisata Gunung Tangkuban Perahu berada di desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung, sekitar 20 km ke utara dari pusat kota Bandung. Gunung Tangkuban Perahu merupakan gunung stratovulcano dengan pusat erupsi yang berpindah dari timur ke barat. Batuan yang dikeluarkan melalui letusan merupakan lava dan sulfur belerang. Gunung Tangkuban Perahu memiliki ketinggian 2.084 m dengan rimbun pohon pinus dan kebun teh disekitarnya. Suhu rata-rata pada siang hari sekitar 17 derajad celsius, sedangkan pada malam hari sekitar 2 derajad celsius di puncak Obyek wisata Gunung Tangkuban Perahu

Berdasarkan legenda, Gunung Tangkuban Perahu terbentuk karena ulah Sangkuriang. Sewaktu kecil Sangkuriang diusir oleh ibunya si Dayang Sumbi karena telah membunuh seekor anjing. Ibunya marah sekali karena anjing tersebut adalah jelmaan dari ayahanda Sangkuriang. Dayang Sumbi dan Sangkuriang akhirnya terpisah bertahun-tahun.

Setelah Sangkuriang dewasa, mereka bertemu kembali. Pertemuan itu membuat mereka saling jatuh cinta dan Sangkuriang berniat menikahi ibunya. Akhirnya si Dayang Sumbi sadar bahwa Sangkuriang adalah anak kandungnya setelah melihat bekas luka di kepalanya. Untuk menggagalkan niat Sangkuriang menikahinya, Dewi Sumbi minta dibuatkan perahu dalam semalam. Ketika usahanya gagal, Sangkuriang marah dan menendang perahu tersebut hingga terbalik. Perahu inilah yang akhirnya membentuk Gunung Tangkuban Perahu.

Berkunjung ke Gunung Tangkuban Perahu, Anda dapat melihat keindahan sepuluh kawah yang letaknya berdekatan, yaitu Kawah Ratu, Kawah Upas, Kawah Baru, Kawah Lanang, Kawah Ecoma, Kawah Jurig, Kawah Siluman, Kawah Domas, Kawah Jarian, dan Pangguyangan Badak. Kawah-kawah itu mengeluarkan asap belerang yang keluar dari sela-sela bebatuan. Kawah Ratu merupakan kawah terbesar, sedangkan di Kawah Domas terdapat sumber air panas.

Galeri Foto Tangkuban Perahu Bandung

Gunung Tangkuban Perahu
Obyek Wisata Bandung
Obyek Wisata Bandung
Tangkuban Perahu Bandung
Gunung Tangkuban Perahu

Lokasi Tangkuban Perahu Bandung

Dapatkan Cinta Abadi di Situ Patengan Bandung

Dapatkan Cinta Abadi di Situ Patengan Bandung

Situ Patengan
Situ Patengan atau Situ Patenggang terletak di desa Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung. Kawasan Situ Patengan ini berjarak sekitar 47 km arah selatan dari pusat kota Bandung. Jika Anda dari Kawah Putih Ciwidey, tinggal beberapa km saja. Luas seluruh area Situ Patenggang sekitar 65 hektar, dengan luas danau sekitar 48 hektar. Hamparan kebun teh Rancabali menambah hijaunya lokasi ini.

Situ Patengan berasal dari bahasa Sunda Pateangan-teangan (saling mencari). Hal ini berasal dari kisah cinta Putra Prabu dan Putri Titisan Dewi yang besar bersama alam. Ki Santang dan Dewi Rengganis, mereka berpisah untuk sekian lama. Karena cinta mereka yang begitu dalam mereka saling mencari dan akhirnya dipertemukan kembali di sebuah tempat yang sampai sekarang dinamakan "Batu Cinta". Dewi Rengganispun minta dibuatkan danau dan sebuah perahu untuk berlayar (Pacaran jaman dulu susah ya..., kalau gak minta candi minta danau. Enak jaman sekarang, dibelikan bakso saja sudah cukup). Perahu inilah yang sampai sekarang menjadi sebuah pulau yang berbentuk hati yang disebut Pulau Asmara (Pulau Sasaka).

Menurut cerita ini yang singgah di batu cinta dan mengelilingi Pulau Asmara, senantiasa mendapat cinta abadi seperti mereka. Kalau Anda tidak mendapatkan cinta abadi, minimal si tukang perahu sudah mendapatkan duit dari Anda untuk keperluan anak isteri tercintanya (Jangan-jangan, ini strategi pemasaran si tukang perahu... Ha... ha... ha...).

Galeri Foto Situ Patengan Bandung


Situ Patenggang obyek wisata bandung
Situ Patenggang Bandung Situ Patengan
Situ Patenggang Situ Patengan

Lokasi Situ Patengan Bandung


Kerajaan Jin di Kawah Putih Ciwidey Bandung

Kerajaan Jin di Kawah Putih Ciwidey Bandung

Kawah Putih Ciwidey

Dataran tinggi Bandung Selatan Jawa Barat yang merupakan kawasan Gunung Patuha, memiliki keindahan alam yang sangat mempesona. Banyak tempat wisata di area ini, dan yang paling indah adalah Danau Kawah Putih Ciwidey, Bandung. Alam pemandangan di sekitar Danau Kawah Putih Ciwidey cukup indah, dengan air danau berwarna putih kehijauan, sangat kontras dengan batu kapur yang mengitari Danau Kawah Putih Ciwidey Jabar. Di sebelah utara danau berdiri tegak tebing batu kapur berwarna kelabu yang ditumbuhi lumut dan berbagai tumbuhan lainnya.


Tentang Kawah Putih Ciwidey

Gunung Patuha oleh masyarakat Ciwidey dianggap sebagai gunung tertua. Nama Patuha konon berasal dari kata Pak Tua (Sepuh), sehingga masyarakat setempat sering menyebutnya dengan nama Gunung Sepuh. Lebih dari seabad yang lalu, puncak Gunung Patuha dianggap angker oleh masyarakat setempat sehingga tak seorangpun berani menginjaknya. Oleh karena itu, keberadaan dan keindahannya pada saat tersebut tidak diketahui banyak orang.

Gunung Patuha pernah meletus pada Abad X, sehingga menyebabkan adanya kawah (erater) yang mengering di sebelah puncak bagian barat. Kemudian pada Abad XII kawah di sebelah kirinya meletus pula, yang kemudian membentuk danau yang indah. Tahun 1837, seorang Belanda peranakan Jerman Dr. Franz Wilhelm Junghuhn (1809-1864) mengadakan perjalanan ke daerah Bandung Selatan. Ketika sampai di tempat tersebut, Junghuhn merasakan suasana yang sangat sunyi dan sepi, tak seekor binatangpun yang melintasi daerah itu. Ia kemudian menanyakan masalah ini kepada masyarakat setempat, dan menurut masyarakat, kawasan gunung Patuha sangat angker karena merupakan tempat bersemayamnya arwah para leluhur, serta merupakan pusat kerajaan bangsa jin. Karenanya bila ada burung yang lancang berani terbang di atas kawasan tersebut, akan jatuh dan mati.

Meskipun demikian, orang Belanda yang satu ini tidak begitu percaya akan ucapan masyarakat. Ia kemudian melanjutkan perjalanannya menembus hutan belantara di gunung itu untuk membuktikan kejadian apa yang sebenarnya terjadi di kawasan tersebut. Namun sebelum sampai di puncak gunung, Junghuhn tertegun menyaksikan pesona alam yang begitu indah dihadapannya, dimana terhampar sebuah danau yang cukup luas dengan air berwarna putih kehijauan. Dari dalam danau itu keluar semburan lava serta bau belerang yang menusuk hidung. Terjawab sudah mengapa burung-burung tidak mau terbang melintasi kawasan tersebut.

Dari sinilah awal mula berdirinya pabrik belerang Kawah Putih dengan sebutan di jaman Belanda Zwavel Ontgining Kawah Putih. Di jaman Jepang, usaha pabrik ini dilanjutkan dengan menggunakan sebutan Kawah Putih Kenzanka Yokoya Ciwidey, dan langsung berada di bawah pengawasan militer. Cerita dan misteri tentang Kawah Putih terus berkembang dari satu generasi ke generasi masyarakat berikutnya. Hingga kini mereka masih percaya bahwa Kawah Putih merupakan tempat berkumpulnya roh para leluhur.

Bahkan menurut kuncen Abah Karna yang sekarang berumur 105 tahun dan bertempat tinggal di kampung Pasir Hoe, Desa Sugih Mukti, di Obyek Wisata Kawah Putih terdapat makam leluhur, diantaranya : Eyang Jaga Satru, Eyang Rangsa Sadana, Eyang Camat, Eyang Ngabai, Eyang Barabak, Eyang Baskom, dan Eyang Jambrong. Salah satu puncak Gunung Patuha, Puncak Kapuk, dipercaya sebagai tempat rapat para leluhur yang dipimpin oleh Eyang Jaga Satru. Di tempat ini masyarakat sesekali melihat secara gaib sekumpulan domba berbulu putih (domba lukutan) yang dipercaya sebagai penjelmaan dari para leluhur.

Galeri Foto Kawah Putih Ciwidey

wisata Kawah Putih Ciwidey wisata Kawah Putih Ciwidey
Tempat Rekreasi Ciwidey Tempat Rekreasi Ciwidey
Obyek Wisata Bandung Obyek Wisata Bandung
Tempat Wisata Jawa Barat Tempat Wisata Jawa Barat
Kawah Putih Ciwidey Kawah Putih Ciwidey
Kawah Putih Kawah Putih

Detail Danau Kawah Putih Ciwidey

Nama Tempat Wisata Danau Kawah Putih Ciwidey
Kategori Wisata Wisata Alam - Wisata Danau - Wisata Gunung
Wisata Provinsi Obyek Wisata Jawa Barat
Wisata Daerah Obyek Wisata Bandung
Alamat Desa Alam Endah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung Jawa Barat
Wisata Lain Terdekat Rengganis Suspension Bridge, Ecopark Curug Tilu, Driam Riverside And D’riam Riverside Resort, Barusen Hills Ciwidey, Candy House, Happyfarm Ciwidey, Bukit Jamur Ciwidey, Palalangon Park, Pinisi Resto, Ranca Upas, Ciwidey Valley Hot Spring Water and Resort, Glamping Legok Kondang Lodge, Jembatan Kereta Api Cikudapateuh, Kawah Rengganis Ciwidey, Perkebunan Rancabali dan Curug Tilu, Kebun Strawberry Emte Highland Resort, EmTe Highland Resort, Situ Patengan

Lokasi Kawah Putih Ciwidey